ruang lingkup bisnis
Golden Natalia
23213773
Bab I
RUANG
LINGKUP BISNIS
A.
Definisi Bisnis
Kata bisnis sering terdengar dalam keseharian kita. Seperti
yang saya dengar ketika bertemu dengan seorang kawan yang sudah lama
tidak berjumpa. Lazimnya kita pasti berbasa-basi menanyakan kabar dan
kondisinya sekarang. Utamanya atau ujung-ujungnya pasti kondisi “keuangannya”,
meskipun tidak secara langsung. Begitu pula yang saya lakukan dengan mengikuti
tata pergaulan yang berlaku umum saat ini. Kawan saya-pun menjawab bahwa
saat ini Ia sudah tidak bekerja lagi tapi sedang merintis bisnis pulsa
dan “one stop payment”.
Ilustrasi diatas memperlihatkan bahwa saat ini orang sudah terbiasa
menggunakan kata membangun bisnis daripada membangun usaha. Kenapa ?.
Jawabannya mungkin bisa bermacam-macam, lebih keren, lebih modern, lebih
global, atau mungkin supaya tidak ketinggalan jaman. Lalu apa arti dan
definisi dari bisnis itu sendiri ?
Bisnis berasal dari bahasa Inggris business, mengembangkan
kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun
masyarakat. Sedangkan dalam kamus lengkap bahasa Inggris karangan Prof. Drs. S.
Wojowasito dan W.J.S Poerwadarminta, business diterjemahkan menjadi :
pekerjaan; perusahaan; perdagangan; atau urusan.
Jadi bisnis bisa diartikan menjadi suatu kesibukan atau aktivitas dan
pekerjaan yang mendatangkan keuntungan atau nilai tambah. Dalam ilmu
ekonomi, bisnis merupakan organisasi yang menjual barang atau jasa kepada
konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak
swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran
para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan
sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua
bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang
bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah
yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini
kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh
pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok
orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis”
sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung cakupannya
¥
Penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu
kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau
keuntungan.
¥
Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu,
misalnya “bisnis pertelevisian.”
¥
Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan
oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis”
yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
B.
Definisi Bisnis Menurut Para Ahli
1. Musselman dan Jackson ( 1992 ) mereka mengartikan bahwa bisnis
adalah suatu aktivitas yang memenuhi kebutuhan dan keinginan ekonomis
masyarakat,perusahaan yang diorganisasikan untuk terlibat dalam aktivitas
tersebut.
2. Gloss,Steade dan Lowry ( 1996 ) mereka mengartikan bahwa bisnis
adalah jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang
berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industri yang menyediakan barang dan
jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standart serta kualitas hidup
mereka.
3. Allan Afuah ( 2004 ) beliau mengartikan bahwa bisnis
merupakan sekumpulan aktivitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara
mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau
jasa yang di inginkan konsumen.
4. Steinford mengartikan
bisnis sebagai suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan
masyarakat. Menurut Steinford, jika kebutuhan masyarakan meningkat, lembaga
bisnis pun akan meningkat perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut
sambil memproleh laba.
5. Mahmud Machfoedz juga berpendapat bahwa bisnis
adalah suatu usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang
terorganisasi agar bisa mendapatkan laba dengan cara memproduksi dan menjual
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
6. T. Chwee (1990) Menurutnya, bisnis merupakan suatu
sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, menurut Grifin dan Ebert, bisnis adalah suatu organisasi
yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.
7. Griffin dan Ebert (1996) Beliau mengartikan bisnis sebagai
aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan
oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan
hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak
memilki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang
tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha
(SIUP) serta usaha informal lainnya.
8. Hughes dan Kapoor Beliau mengartikan bisnis adalah
aktifitas melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan
profit (laba). Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total
penerimaan pada suatu periode (Total Revenues) lebih besar dari total biaya (Total
Costs) pada periode
yang sama. Laba merupakan daya tarik utama untuk melakukan kegiatan bisnis,
sehingga melalui laba pelaku bisnis dapat mengembangkan skala usahanya untuk
meningkatkan laba yang lebih besar.
Berdasarkan dari beberapa pendapat para ahli atau pakar, saya mencoba
mencoba menyimpulkan bahwa bisnis merupakan kegiatan yang dilakukan baik oleh
individu maupun sekelompok orang dalam suatu organisasi untuk menciptakan
nilai (value) melalui produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat serta memperoleh keuntungan melalui transaksi atau jual beli. Oleh
karena itu dapat dikatakan bahwa bisnis mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
- Merupakan kegiatan individu atau kelompok.
- Terorganisasi (adanya manajemen).
- Memproduksi barang atau jasa.
- Menciptakan nilai.
- Produksi dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Melakukan transaksi atau pertukaran
- Mendapatkan laba (keuntungan) dari kegiatannya.
Dari ciri-ciri tersebut diatas, apakah yang dilakukan oleh kawan saya yang
berjualan pulsa hp serta jasa perantara pembayaran listrik, telpon, pam dan
lain-lain bisa dikatakan sebagai bisnis ?. Jelas ia memperlihatkan hampir semua
ciri-ciri tersebut diatas. Namun bagaimana dengan ciri kedua, yaitu adanya
manajemen. Terus terang saya lupa menanyakan hal ini kepada kawan saya karena
saya kemudian asyik dengan peluang prospek “bisnis” tersebut di komplek
perumahan, apalagi jika jenis barang atau jasanya ditambah dengan gas dan aqua
galon.
Persamaan dan Perbedaan yang terdapat dalam Definisi
v Persamaan
Pada umumya definisi bisnis yang dikutip oleh para ahli bisnis
cenderung sama yakni bisnis adalah kegiatan usaha yang
terorganisasi untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan
konsumen. Dan bertujuan menghasilkan profit (laba), yang kemudian laba tersebut
digunakan untuk usaha meningkatkan laba atau perusahaan yang lebih besar lagi.
v Perbedaan
Perbedaan definisi yang dikutip para ahli bisnis tidak begitu menonjol.
hanya terdapat perbedaan dalam kutipan “Hughes dan Kapoor” dengan yang lain
terdapat pernyataan “orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan
menanggung resiko artinya bisnis itu mengandung resiko yang harus
ditanggung oleh pelaku bisnis tersebut yakni laba atau rugi
v Klasifikasi
Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis
dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang
dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang
dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.
Ø Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal
dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan
keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik
seperti mobil atau pipa.
Ø Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan
barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas
jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
Ø Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai
perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan
perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer. lihat
pula: Waralaba
Ø Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi
barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
Ø Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari
investasi dan pengelolaan modal.
Ø Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan
keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual
property).
Ø Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan
jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh
pemerintah.
Ø Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan
keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah,
dan bangunan.
Ø Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan
keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke
lokasi yang lain.
C.
Tujuan kebijakan bisnis
v
Melindungi usaha kecil dan menengah.
Kebijakan bisnis dibuat untuk
melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di Negara kita ini
di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna u ntuk
mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah
berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa
menjadi lebih besar dan mempunnyai daya saing.
v
Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.
Melakukan bisnis atau usaha di
Negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara
lain adalah tujuannya untuk tidak merusak atau memberi dampak negative kepada
lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan jika
membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti
sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan
meminimalisasikan dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk
dan lingkungan hidup sekitarnya.
v
Melindungi konsumen.
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis
yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu
dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena
mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut.
Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun
harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari
para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
v
Pendapatan pemerintah.
Banyaknya bisnis yang beroperasi di
Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara kita juga.
Bisnis yang beroperassi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada
pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak
untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus
membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut
digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah
di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang
seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).
Kebijakan bisnis bertujuan untuk mencapai stablisasi ekonomi yang dapat diukur dengan
Kebijakan bisnis bertujuan untuk mencapai stablisasi ekonomi yang dapat diukur dengan
a. Kesempatan Kerja
Semakin besar gairah untuk berusaha, maka akan mengakibatkan peningkatan produksi. Peningkatan produksi ini akan diikuti dengan kebutuhan tenaga kerja. Hal ini berarti akan terjadinya peningkatan kesempatan kerja dan kesehjateraan karyawan.Menurut kesimpulan saya semakin kita banyak berusaha meningkatkan produksi kita dapat membuka banyak kesempatan lapangan pekerjaan dan tentunya pun dapat menguntungkann kita karena meningkatnya produksi.
b. Kestabilan harga
Apabila kestablian harga tercapai maka akan menimbulkan kepercyaan di masyarakat. Masyarakat percaya bahwa barang yang mereka beli sekarang akan sama dengan harga yang akan masa depan.Menurut kesimpulan saya apabila harga tetap stabil dan tak berubah karena berbagai faktor akan membuat masyarakat akan lebih percaya bahwa harga terseut akan terus seperti itu samapi kapanpun.dan pastinya mereka akan terus membeli produk kita
Apabila kestablian harga tercapai maka akan menimbulkan kepercyaan di masyarakat. Masyarakat percaya bahwa barang yang mereka beli sekarang akan sama dengan harga yang akan masa depan.Menurut kesimpulan saya apabila harga tetap stabil dan tak berubah karena berbagai faktor akan membuat masyarakat akan lebih percaya bahwa harga terseut akan terus seperti itu samapi kapanpun.dan pastinya mereka akan terus membeli produk kita
c. Neraca Pembayaran Internasional
Neraca pembayaran internasional yang seimbang menunjukkan stabilisasi ekonomi di suatu Negara. Agar neraca pembayaran internasional seimbang, maka pemerintah sering melakukan kebijakan-kebijakan moneter.
Neraca pembayaran internasional yang seimbang menunjukkan stabilisasi ekonomi di suatu Negara. Agar neraca pembayaran internasional seimbang, maka pemerintah sering melakukan kebijakan-kebijakan moneter.
D. Sistem Perekonomian dan sistem pasar
Jenis-jenis sistem perekonomian :
1.
Sistem ekonomi tradisional
Merupakan sistem ekonomi yang diterapkan dengan keadaanya yang tradisional. Sesuai dengan keadaannya yang tradisional, corak perekonomiannya pun bersifat tradisional. Tekhnik produksi dipelajari secara turun-temurun. Umumnya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja. Hasil pproduksi pun terbatas hanya untuk keluarga dan kelompok.
Merupakan sistem ekonomi yang diterapkan dengan keadaanya yang tradisional. Sesuai dengan keadaannya yang tradisional, corak perekonomiannya pun bersifat tradisional. Tekhnik produksi dipelajari secara turun-temurun. Umumnya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja. Hasil pproduksi pun terbatas hanya untuk keluarga dan kelompok.
2.
Sistem ekonomi komando
Biasa dissebut sistem ekonomi pusat/perencanaan, peran pemerintah sangat dominan. Sedangkan paeran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil. Pada sistem ini pemerintah menentukan babrang dan jasa apa yang akan diproduksi dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta kepada siapa dan untuk siapa baranng tersebut dioroduksi.
Biasa dissebut sistem ekonomi pusat/perencanaan, peran pemerintah sangat dominan. Sedangkan paeran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil. Pada sistem ini pemerintah menentukan babrang dan jasa apa yang akan diproduksi dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta kepada siapa dan untuk siapa baranng tersebut dioroduksi.
3.
Sistem ekonomi pasar
Merupakan kebalikan dari sistem ekonomi komando. Pada sistem ekonmi psar kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi dilakukan oleh pihak swasta. Pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan penyelenggaraan negara.
Merupakan kebalikan dari sistem ekonomi komando. Pada sistem ekonmi psar kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi dilakukan oleh pihak swasta. Pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan penyelenggaraan negara.
4.
Sistem ekonomi campuran
Dalam sistem ekonomi campuran pemerintah dn swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memcahkan masalah ekonomi, kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar anmun sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukakn kendali dan campur tangan. Tujuan pemerintahh melakuakan hal terrsebut agar perkonomian tidak lepas kendali sama sekali dan tidak menguntungkan pemillik modal besar.
Dalam sistem ekonomi campuran pemerintah dn swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memcahkan masalah ekonomi, kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar anmun sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukakn kendali dan campur tangan. Tujuan pemerintahh melakuakan hal terrsebut agar perkonomian tidak lepas kendali sama sekali dan tidak menguntungkan pemillik modal besar.
5. Kesempatan bisnis dan usaha
Dalam berbisnis kita harus banyak melihat kesempatan dan peluang yang ada sekecil apapun itu. Seperti dapat kita telaah dari masyarakat sekitar kita, kita dapat melakukan reset sendiri apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Dan dari segi lokasi kita dapat meninjau apakah yang dapat kita ciptakan dalam lokasi tempat tinggal atau lokasi lainnnya. Sebagai contoh didaerah pedalam para masyarakat masih berjalan tanpa menggunakan alas kaki alangkah bagusnya apabila kita memproduksi sendal dan mendristibusikannya disana. Pasti akan sangat berpeluang emas bukan? Dari segi selera pun bisa dapat kita tinjau balik seperti dalam lingkungan kampus yang pasti sebagian anak menggunakan laptop atau notenook kita dapat membuat case tempat laptop tersebut sesuai selera mereka.
Dalam berbisnis kita harus banyak melihat kesempatan dan peluang yang ada sekecil apapun itu. Seperti dapat kita telaah dari masyarakat sekitar kita, kita dapat melakukan reset sendiri apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Dan dari segi lokasi kita dapat meninjau apakah yang dapat kita ciptakan dalam lokasi tempat tinggal atau lokasi lainnnya. Sebagai contoh didaerah pedalam para masyarakat masih berjalan tanpa menggunakan alas kaki alangkah bagusnya apabila kita memproduksi sendal dan mendristibusikannya disana. Pasti akan sangat berpeluang emas bukan? Dari segi selera pun bisa dapat kita tinjau balik seperti dalam lingkungan kampus yang pasti sebagian anak menggunakan laptop atau notenook kita dapat membuat case tempat laptop tersebut sesuai selera mereka.
6. Unsur-unsur penting dalam aktivitas ekonomi
o
Keinginan manusia : semuanya berawal dari hati dengan didasari dengan niat
lalu diikutiDengan keinginan.
o
Sumber-sumber daya baik SDA ataupun SDM : Sumber disini bisa berarti
menjadi modal Kita atu sebagai investasi, contoh dari SDA adalah seperti air,
udara, tanah dll. Contoh SDM adalah tenaga kerja manusia.
o
Pengetahuan yang luas : jika ingin berusaha khuususnya dalam bidang ekonomi
kia memerlukan setidaknya sedikit ilmu tentang ekonomi agar kita tidak kalah
sing dengan yg Lain.
o
Mitra ataupun kolega : kalo kita tidak mempunyai mitra ataupun yg
biasa dissebut dgn Kerabat aktivitas kita tiidak akan maju dan tidak akan dpt
berkembang krn tdk memiliki Pendapat atupun masukan.
7. Hakikatbisnis
Apa sih sebenarnya hakekat dari sebuah bisnis?
Apa sih sebenarnya hakekat dari sebuah bisnis?
1. bahwa dalam bisnis itu ada
pertukaran produk dan uang, singkat kata terjadi jual beli. Jadi sebuah bisnis,
dikatakan real sebuah bisnis, jika ada proses ini. Kalo tidak berarti bukan
bisnis namanya.
2. bahwa bisnis sesungguhnya adalah
membantu memberikan nilai tambah dan nilai manfaat yang kita miliki untuk
menolong orang lain memecahkan persoalan yang dihadapinya. Dan pastinya saling
menguntungkan bagi kedua pihaknya, bagi si ppembisnis dan si mitra pembisnis
tersebut. Setelah direnungi ternyata hal ini benar adanya. Satu contoh: bisnis
rumah makan. Nilai tambah yang dimiliki owner: kemampuan menyajikan makanan
yang lezat dan bergizi. Tentu nilai tambah ini akan bermanfaat bagi orang lain
yang sedang lapar (masalah). Jadi, sebuah bisnis yang baik HARUSLAH MEMBERI
MANFAAT dan NILAI TAMBAH BAGI ORANG LAIN
8.
Mengapa harus belajar bisnis
Sebagai mahasiswa jurusan ekonomi yg memang selalu berhubungan dengan bisnis ya tentu saja wajib mempelajarinya karena bisnis adalah kegiatan yg sangat menguntungkan yang banyak dilakukan oleh hampir seluruh manusia dimuka bumi inni. Tidak hanya menguntungkan satu pihak namun bagi kedua belah pihak. Jadi hal yang paling menjanjikan ntuk mendapatkan keuntungan yg banyak adalah dengan cara berbisnis. Dan tentunya tidak sembarangan berbisnis saja dibuuthkan skill dan kemampuan serta pengalaman. Dengan berbisnis kita pun dapat memnambah pendapatan negara dari pajak yang dihasilkan.
Sebagai mahasiswa jurusan ekonomi yg memang selalu berhubungan dengan bisnis ya tentu saja wajib mempelajarinya karena bisnis adalah kegiatan yg sangat menguntungkan yang banyak dilakukan oleh hampir seluruh manusia dimuka bumi inni. Tidak hanya menguntungkan satu pihak namun bagi kedua belah pihak. Jadi hal yang paling menjanjikan ntuk mendapatkan keuntungan yg banyak adalah dengan cara berbisnis. Dan tentunya tidak sembarangan berbisnis saja dibuuthkan skill dan kemampuan serta pengalaman. Dengan berbisnis kita pun dapat memnambah pendapatan negara dari pajak yang dihasilkan.
Daftar Pusaka
http://elqorni.wordpress.com/2012/04/03/modul-1-ruang-lingkup-bisnis/
Wikipedia.org ; Googling;
Kamus Lengkap Bahasa Inggris;Organisations and the Business Environment, Second
Edition by David Campbell, Tom Craig
.http://erdiawanprasetyo.ngeblogs.info/
Comments
Post a Comment